Kompetensi Teknologi Informasi Pustakawan 2.0.

Bagikan :

Berikut adalah carta Kompetensi Teknologi Informasi Pustakawan 2.0. Model ini  diadaptasi dari hasil diskusi Pak  +Arie Nugraha  di mailing list ICS dan  dikembangkan dari pengalaman mengajar Pak +Arie Nugraha   selama ini. Monggo dikritisi dan didiskusikan. — bersama Yudho Giri Sucahyo, Wardi Yono, Hendro Wicaksono, Utami Hariyadi dan Putu Laxman Pendit 

Mohon dibaca teliti semua komentar nya . Posting ini telah disetujui oleh Pak +Arie Nugraha 





 

Berikut adalah hasil dialog di facebook Beliau , Semua komentar Asli tanpa saya audit

    • Heri Abi Burachman Hakim mas ari setiap warna artinya apa ya, apakah tingkat prioritas kompetensi yang harus dimiliki pustakawa
  • Hendro Wicaksono Perpustakaan digital ?

  • Arie Nugraha Heri Hakim iya mas itu menunjukan tingkat prioritas yang harus dikuasasi terlebih dahulu mulai dari bawah sampai atas

    Hendro Wicaksono ane masukkan ke bagian automasi di atas bro, ente mau modif?
  • Heri Abi Burachman Hakim bisa jadi bukunya trio WAH mas (Wardi Yono, Arie Nugraha, dan Mas Hendro Wicaksono )

  • Hendro Wicaksono Kalau merujuk presentasi pak Putu Pendit tentang interoperabilitas automasi itu langkah awal dr bbrp step menuju digilib.

  • Yudho Giri Sucahyo 1. Kenapa interoperabilitas harus disebutkan terpisah dari Web Services?

  • Yudho Giri Sucahyo 2. Apa bedanya Ungu, Biru, dan Pink?

  • Yudho Giri Sucahyo 3. Kenapa harus disebutkan spesifik teknologi yg digunakan utk bagian 'Standar Metadata' dan 'Pengembangan Web'?

  • Yudho Giri Sucahyo 4. Great Job! Namanya juga versi awal, siap dikritisi rame2 kan.

  • Arie Nugraha Yudho Giri Sucahyo coba saya jawab satu persatu satu:
    1. Definisi konsep interoperabilitas perlu difahami terlebih dahulu oleh mahasiswa baru mereka mendalami tools-nya yaitu Web Services, karena interoperabilitas juga ada tingkatan dan banyak macam jenisnya

    2. Ungu = dasar, Biru = intermediate, Ungu muda = advanced yang

    3. Nah ini karena dari pengalaman mengajar pak, teknologi teknologi spesifik tersebut yang menurut saya sebaiknya dibekali

    4. Trims pak! mau ikutan modif?
  • Arie Nugraha Hendro Wicaksono Infografis ini belum menunjukkan tahapan tersebut bro, mungkin masbro mau membuat model lanjutan yang menunjukan flow-nya?
    2
  • Yudho Giri Sucahyo saya ikutan ngrecokin, dengan ngrecokin kan siapa tahu ada yg perlu diubah. QiQiQiQi.....

  • Agus Kurniawan sayang kompetensi keamanan informasi nya tidak diakomodir dalam hal ini sehingga diasumsikan akan rentan kemudian hari jika diimplementasi #maafnyelahmasuk

  • M Hadi Pranoto Ternyata aku blm kompeten

  • Arie Nugraha Agus Kurniawan menarik dengan apa yang dimaksud dengan "keamanan informasi", bisa dijelaskan lebih detail mas

  • Agus Kurniawan kalau soal definisi mungkin bisa dicari pak. Saya cuman memberikan ilustrasi saja, setiap sistem berbasis dijital termasuk sistem perpustakaan dijital biasanya ada data yang mungkin sensitip dan tidak semua orang bisa mengaksesnya. Nah bagaimana menjaga data ini? inilah yang dibahas di keamanan informasi termasuk keamanan penyimpanan data. Termasuk journal dijital yang mungkin bisa diakses keanggotaan tertentu. Selian itu, jangn sampai sekarang sistemnya live, besok datanya sudah hilang karena ada yang merusak dari luar . Banyak sekali yang bisa dibahas disini
  • Ardian Syah Mungkin perlu didefinisikan terlebih dahulu bagaimana ketentuan Pustakawan 2.0, jika melirik lebih lanjut kearah metode pengembangan sistem, dimana analisa kebutuhan terhadap stakeholder dijabarkan salah satunya melalui proses bisnis. kemudian pada bagian social media terdapat library 2.0, apakah itu juga merupakan suatu pengembangan sistem lebih lanjut, jika ya maka akan terlihat tumpang tindih. Interoperabilitas dan web services saya setuju dengan beberapa pendapat diatas dan lebih jelas masuk ke pengembangan sistem.. #MaafNyelahMasukJuga #SalamKenal

  • Arie Nugraha Soal keamanan mungkin mas Hendro Wicaksono sebagai pakarnya bisa memberikan opininya?

  • Arie Nugraha Ardian Syah metode pengembangan sistem apakah merujuk ke metode pengembangan perangkat lunak mas? seperti SDLC atau Agile development?

  • Ardian Syah iya mas Arie..

  • Suwanto Afiadi IMHO dan berdasarkan pengalaman.Keamanaan informasi tidak perlu karena nantinya terlalu luas cakupan dan terlalu ngoyo bagi pustakawan untuk menguasai itu semua, kalau dasar2 keamanan jaringan baik LAN atau Internet bisa dimasukkan.Dasar-dasar dalam hal ini mencakup dasar jaringan komputer / TCP IP,bisa dimasukkan juga untuk jaringan nirkabelnya.Karena kalau sudah di hosting, sebenarnya paling mentok, setting security dengan menambahkan entri di file .htaccess dan menambahkan file index.php atau index.html sebagai tampilan lain ketika orang lain ingin mengetahui file apa saja pada direktori tersebut.IMHO keamanan website sangat tergantung pada provider hosting(kalau ambil hosting),kalau hosting sendiri(sangat jarang terjadi kecuali Universitas Besar2 :-))<--outsourcing lebih baik pada tenaga professional TI yang ada.Kalau keamanan dari slims bisa dipelajari teknologi web, databases apa saja yang digunakan dalam slims atau bisa terus memantau update maupun patch update dari masing2 teknologi yang digunakan tersebut,misal php, drupal, dan sebagainya.

  • Stevanus Yulyanto kompetensinya sadis juga yah jumlahnya

  • Agus Kurniawan justru kesalahan besar unsur keamanan baru dimasukkan ketika sistem selesai padahal diawal fase design itu sudah dipikirkan diawal. Akibatnya ini akan tambal sulam.
    Produk2x database dan web engine itu sekedar "tool" namun implementator terutama develo
    per pengetahuan ttg keamanan informasi akan menjadikan dia tidak ceroboh dalam menulis kode program. Banyak berita mereka pakai produk bagus seperti oracle+php namun kecerobohan developer, php nya banyak "hole" bukan padahal sudah dipatch, rupanya memang menulis kode tidak sesuai dengan kaidah best practice security tsb. Konon kalau sudah dijebol biasanya biaya akan mahal utk memperbaiki

    Memang benar information security topiknya luas namun kenapa tidak difokuskan ke digital library? banyak disana bs dibahas bagaimana menjaga keamanan data, privacy, intellectual property. Mungkin tidak perlu sampai level dalam mengenai keamanan informasi seperti layaknya teman2x di computer science tapi kesadaran keamanan informasi bisa didengungkan, contoh kecil virus and malware

  • Arie Nugraha Stevanus Yulyanto makanye ente belajar 8 semester minimal buat jadi sarjana ilmu perpustakaan

  • Stevanus Yulyanto iyah, cuma jaman ane kuliah kayanya bahannya blom pustakawan 2.0 dah xD, jd hrs banyak blajar lagi buat jd pustakawan 2.0


  • Arie Nugraha Agus Kurniawan sangat setuju mas kalau topik information security dibahas di dalam Digital library, tetapi mungkin untuk menjadi sebuah kompetensi sendiri terlalu jauh sebagai seorang pustakawan, kecuali sebagai kemampuan tambahan

  • Pingky Dezar Mungkin supaya lebih mengarah ke fungsi pustakawan, terkait Information Security bisa dibungkus dalam kompetensi "Pengamanan Dokumen" sebagai sub dari "Dokumen Digital".
    Materinya palingan Document Right Management...

  • Ardian Syah iya, dalam hal kompetensi pustakawanva mungkin keamanan informasi belum tepat. tetapi bisa juga dibuatkan suatu social media yang wacananya Plagiarisme 2.0. mengenai metode dan pengembangannya silahkan dipikirkan.

  • Hendro Wicaksono Mas Agus Kurniawan & Ardian Syah, untuk pertanyaan yang terkait dengan information security, beberapa ini tanggapan saya:

    1. Perlu difahami beda 3 domain ini: Perpustakaan, Kearsipan, dan Dokumentasi. Karena dari sinilah mas Arie Nugraha mengembangkan
    infografis ini: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152268151422722&set=a.165247847721.118077.556042721&type=1

    2. Ditilik dari sejarahnya hingga sekarang, koleksi perpustakaan merupakan "material" yang bisa diakses oleh publik. Kecuali beberapa kasus khusus.

    3. Bahasan information security dengan perpustakaan, mirip dengan hubungan kearsipan dengan perpustakaan. Sebenarnya tidak berhubungan tetapi banyak skill basic pustakawan yang bisa digunakan pada bidang tersebut.

    4. Information security mungkin lebih tepat dipelajari lebih intensif pada Kearsipan dan dokumentasi.

    Foto

    MODEL UMUM manajemen informasi & pengetahuan serta 'domain' kearsipan, dokumenta...Lihat Selengkapnya

  • Putu Laxman Pendit  Inisiatif Arie Nugraha patut diacungi jempol! Kritik saya cukup mendasar dan ada 4, yaitu : (1) sebaiknya ini tidak disebut kompetensi (competency) melainkan keterampilan & pengetahuan (skills and knowledge), sebab ini bagian dari kompetensi pustakawan digital (2) jika model ini akan digunakan untuk mengajar dan jika pustakawan adalah sarjana, maka semua yang berwarna ungu ada di tingkat diploma, atau sebagai keterampilan dan pengetahuan yang dipelajari sendiri di tingkat sarjana, jadi semua yang biru muda adalah keterampilan dasar dari sarjana/pustakawan, (3) automasi perpustakaan menjadi berwarna biru dan sebagai "jalan masuk" ke kategori "pustakawan digital", (4) setelah tingkatannya dibereskan, barulah dibuat tiga kelompok sesuai kompetensi pustakawan, yaitu (a) teknis/teknologi komputasi, (b) organisasi informasi/pengetahuan, dan (c) layanan informasi, termasuk di dalamnya social media.

    Faktor keamanan data memang betul penting, Agus Kurniawan, dan dalam konteks pustakawan maka harus ada di keterampilan dan pengetahuan tentang metadata dan interoperabilitas
  • Ardian Syah iya mas Hendro, lebih tepatnya beda domain bidang ilmu, karena saya bidang IT jadi saya berfikir tentang pengembangan sistem tetapi ternyata yang sedang dibahas suatu Kompetensi. . Maaf baru nyambung pas saya buka timeline mas Arie Nugraha hehehe.. wacananya menarik sekali sih..

  • Pras Sarp wah beban mahasiswa jip skarang berat banget ya kalo dulu cuman belajar cds/isis
    eniwei materinya mantab!

  • Rizaldi Rustam it jadi pustakawan atau pustakawan jadi it?!


Diskusi terakhir 24 Februari 2014 , 3:37 WIB , Kudus.
Insallah saya update jika ada komentar / pernyataan / statement terbaru





Mohon Share :



Jasa web Desain Kudus

2 comments:

Silahkan tinggalkan komentar , kritik , & saran